Bercermin Dari Tambakrejo, Galang Dana untuk Tamansari

Spread the love

Aksi Galang Dana: Mahasiswa Unnes gelar aksi galang dana untuk Tamansari di sekitar Lawang Sewu dan Tugu Muda pada Jumat (20/12/2019) siang.

 

SEMARANG – Puluhan mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) gelar aksi galang dana untuk warga Tamansari yang pada Kamis (12/12/2019) lalu digusur Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk proyek rumah deret. Aksi yang digerakkan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Unnes tersebut bercermin dari kasus penggusuran Tambakrejo, Semarang yang terjadi pada Mei 2019 silam.

Hal tersebut dikatakan oleh Menteri Pengabdian Masyarakat BEM KM Unnes, Rinawati. Menurutnya, pengalaman BEM KM Unnes membersamai warga Tambakrejo turut mendorong aksi solidaritas untuk Tamansari.

“Berkaca dari Tambakrejo, ketika digusur mereka sangat butuh uluran tangan. Saya rasa apa yang terjadi di Tamansari sama seperti di Tambakrejo. Akhirnya kami tergerak menggelar aksi ini bersama Gusdurian dan PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Unnes,” katanya saat ditemui Kalamkopi.

Rina menuturkan aksi galang dana yang digelar di sekitar Lawang Sewu dan Tugu Muda pada Jumat (20/12/2019) itu merupakan wujud solidaritas nyata paling sederhana. Menurutnya, aksi galang dana itu dapat berjalan karena ada rasa kemanusiaan.

“Terlepas pandangan pro dan kontra soal kasus Tamansari, yang jelas orang digusur tentu mencederai kemanusiaan. Rasa kemanusiaan harus lebih diutamakan daripada membahas pro dan kontra kasus itu,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan salah satu peserta aksi Ihsanudin. Ia mengatakan penggusuran Tamansari yang dilakukan oleh Pemkot Bandung mencederai kemanusiaan. Menurutnya, penggusuran yang mereka lakukan sangat bertolak belakang dengan predikat yang baru-baru ini disandang Kota Bandung.

“Baru saja Kota Bandung dipredikati Kota Peduli HAM. Tapi mereka (Pemkot Bandung, Red) sendiri yang mengkhianati itu,”ujarnya.

Sementara itu, salah satu Staf Advokasi BEM KM Unnes Inna Daeng mengatakan bahwa uang yang terkumpul dari aksi galang dana itu akan disalurkan langsung ke Tamansari dengan bentuk uang. Ia menyatakan sejauh ini sudah terkumpul Rp 1.883.000,- .

“Jumlah itu belum jumlah total. Sebab, akan ada galang dana susulan di kampus yang digelar oleh teman-teman dari BEM Fakultas. Jika semua sudah terkumpul, hasilnya akan kami rilis di instagram @bemkmunnes supaya bias diakses publik,” pungkasnya. (RMK-Nadia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.