Hari-hari Penting bagi Sandimin

Spread the love

Gunawan Budi Susanto

Hari ini, Selasa, 8 Djanoeari 2018 poekoel 09.09. Sandimin mentjari-tjari tanggal, hari, dan boelan apa jang tidak mendjadi hari jang perloe dirajaken, selain hari lahir dia: 11 Djuli 1991. Dia berselantjar ke mesin pentjarian dan menemoeken daptar loemayan pandjang hari-hari penting satiap tahoen. Dia salin sabagai tjatetan, satidaknja bisa mendjadi bekal bagi dia menoelis artikel aktoeal njaris satiap hari.

Dia mamoelai dari boelan Djanoeari. Tanggal 1 Djanoeari tentoe adalah tahoen baroe, 10 Hari Tiga Toentoetan Rakjat (Tritoera) sekaligoes Hari Lingkoengan Hidoep Indonesia, 15 Hari Peristiwa Laoet atawa Samoedra, 25 Hari Gizi Nasional, dan 27 Hari Koesta Internatsional.

Beralih ke Pebroeari, dia menemoe tanggal 4 sabagai Hari Kanker Sadoenia, 9 Hari Pers Natsional, 14 Hari Kasih Sajang, 20 Hari Pekerdja Indonesia, 21 Hari Bahasa Iboe Internatsional. Boelan Maret tanggal 1 Hari Kehakiman Natsional, 3 Hari Pendengaran Natsional, 6 Hari Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad), 8 Hari Parempoean Internatsional, 9 Hari Moesik Natsional, 21 Hari Penghapoesan Diskriminasi Rasial Internatsional, Hari Down Syndrome, dan Hari Poeisi Doenia (UNESCO), 22 Hari Air Sadoenia, 23 Hari Meteorologi Sadoenia, 24 Hari Toebercoelosis Sadoenia, 29 Hari Filateli Indonesia, dan 30 Hari Film Nasional.

Boelan April hampir separoeh adalah hari penting; 1 Hari Kanker Toelang, 2 Hari Boekoe Anak Internatsional, 6 Hari Nelajan Natsional dan hari lahir Mbak Ita, istri Kang Poetoe, 7 Hari Kesehatan Sadoenia, 9 Hari Penerbangan Natsional, 12 Hari Bawa Bekal Natsional, 19 Hari Pertahanan Sipil, 20 Hari Konsoemen Natsional, 21 Hari Kartini, 22 Hari Boemi, 24 Hari Boekoe dan Hak Tjipta Sadoenia, Hari Angkoetan Natsional, dan Hari Solidaritas Asia-Afrika, dan 25 Hari Malaria Sadoenia.

Laloe Mei, 1 Hari Asma dan Hari Boeroeh Sadoenia, 2 Hari Pendidikan Natsional, 3 Hari Kabebasan Pers Sadoenia, 8 Hari Palang Merah Sadoenia, 15 Hari Keloearga Internatsional, 17 Hari Komoenitas Informasi Sadoenia, 17 Hari Boekoe Natsional, 20 Hari Kebangkitan Natsional, 21 Hari Keanekaragaman Boedaja oentoek Dialog dan Perkembangan Sadoenia, 22 Hari Keanekaragaman Hajati Internatsional, 29 Hari Lanjoet Oesia Natsional, dan 31 Hari Antitembakaoe Sadoenia.

Djoeni ramai poela. Pada 1 Djoeni, Kinan, anak Kang Poetoe, lahir. Pada tanggal 1 poela Hari Anak Sadoenia dan Hari Lahir Pantjasila, 3 Hari Pasar & Modal Indonesia, 5 Hari Lingkoengan Hidoep Sadoenia, 17 Hari Memerangi Desertifikasi dan Moesim Kemaraoe Internatsional, 20 Hari Pengoengsi Sadoenia, 22 Hari Oelang Tahoen Kota Djakarta, 24 Hari Bidan Indonesia, 26 Hari Antinarkoba Sadoenia, dan 29 Hari Keloearga Natsional.

Djoeli tanggal 1 Hari Bhajangkara, 5 Hari Bank Indonesia, 11 Hari Popoelasi Sadoenia, hari lahir Kang Poetoe, 22 Hari Kedjaksaan, dan 23 Hari Anak Natsional, 25 Djoeli hari lahir Titis, anak boengsoe Kang Poetoe. Adapoen Agoestoes tanggal 8 Hari ASEAN, 9 Hari Masjarakat Priboemi Doenia, 10 Hari Veteran Natsional, 12 Hari Pemoeda Internatsional, 14 Hari Pramoeka, 17 Hari Proklamasi Kamerdekaan Indonesia, 18 Hari Konstitoesi Indonesia, 19 Hari Departemen Loewar Negeri, 25 hari lahir Titis, anak boengsoe Kang Poetoe.

September boelan tjeria, kata orang. Dia mencatat tanggal 1 adalah Hari Polisi Wanita, 3 Hari Palang Merah Indonesia, 4 Hari Pelanggan Natsional, 8 Hari Melek Hoeroef Sadoenia (Hari Aksara), 9 Hari Olahraga Natsional, 15 Hari Demokrasi Internatsional, 16 Hari Pemeliharaan Lapisan Ozon Sadoenia, 17 Hari Perhoeboengan Natsional, 21 Hari Perdamaian Internatsional, 28 Hari Sardjana, dan 30 Hari Gerakan 30 September.

Laloe Oktober, tanggal 1 Hari Manoesia Lanjut Oesia (Manoela) Internatsional dan Hari Kasaktian Pantjasila, 5 Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Hari Goeroe Sadoenia, 9 Hari Pos Sadoenia, 10 Hari Kasihatan Djiwa, 12 Hari Mata Internatsional, 14 Hari Pangan Sadoenia, 15 Hari Tjoetji Tangan Sadoenia dan Hari Hak Asasi Binatang, 16 Hari Parlemen Repoeblik Indonesia, 17 Hari Pemberantasan Kemiskinan Sadoenia, 18 Hari Menopaoese, 20 Hari Osteoporosis, 24 Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Hari Dokter Indonesia, 28 Hari Soempah Pemoeda dan Hari Kaoewangan.

Boelan ke-11, November, lumajan rioeh. Tanggal 10 djelas Hari Pahlawan Natsional, 12 Hari Kasihatan Natsional, 14 Hari Diabetes Natsional, 16 Hari Toleransi Sadoenia, 20 Hari Anak Sadoenia, 21 Hari Televisi Sadoenia dan Hari Pohon, 25 Hari Goeroe dan Hari Penghapoesan Kekerasan terhadap Wanita, dan 29 Hari Solidaritas Internatsional terhadap Rakjat Palestina.

Boelan terakhir, Desember, tak kalah semarak. Pada tanggal 1 Hari AIDS Sadoenia, 3 Hari Difabel Sadoenia, 5 Hari Relawan Perkembangan Ekonomi dan Sosial Sadoenia, 9 Hari Antikoroepsi Sadoenia, 10 Hari Hak Asasi Manoesia Sadoenia, 11 Hari Goenoeng Sadoenia, 15 Hari Tjinta Poespa dan Satwa Natsional, 18 Hari Migran Sadoenia, 20 Hari Solidaritas Kemanoesiaan Sadoenia, 25 Hari Natal, dan 29 Hari Keanekaragaman Hajati.

Sekarang, satjara hati-hati dan tjermat, Sandimin mentjatet tanggal berapa dan boelan apa sahadja jang beloen didjadiken hari perajaan. Dia bertekad mengadjoeken tanggal dan boelan jang tersisa agar disepakati satjara natsional dan internatsional sabagai hari jang lajak diperingati. Dia soedah poenya daptar hari jang patoet dipilihken tanggal sasoeai dengen peristiwa soejarah jang melatarbelakangi. Beberapa memang bersipat pribadi dan soebdjektip. Namoen Sandimin jakin bisa mejakinkan poeblik oentoek mengakoei betapa penting peringatan itu. Hari-hari itoe, antara lain, adalah Hari Penjematan Gelar Kijai Hadji pada Tokoh Politik satjara Sakonjong-konjong dan Mana Soeka, Hari Tjoetji Kaki satjara Soekatjita, Hari Bobok Siang Tanpa Tjelana, Hari Makan Doerian Boekan pada Moesimnja, Hari Kapan Membolos Kapan Masoep Kerdja Tanpa Sanksi Internatsional, Hari Kakek-Nenek Sandimin Djadian, Hari Sambal Terasi Enak Sekali, Hari Minoem Kopi Sendirian, Hari Tidak Masoep Kerdja karena Tak Mampoe Patjaran, Hari Harimoe Membosanken….

Patemon, 26 Oktober 2017

Tjatetan:
Sandimin berpesan, djanganlah sampean membaca tjatetan membosanken ini, jang dibikin lantaran penoelis lagi soentoek tak poenja kerdjaan. Langkah itoe sabagai oepaya memerangi kemiskinan dan memberi makna terhadap itoe waktoe jang berharga sabagai oewang. Sandimin djoega berpesan: pada itoe tanggal 17 boelan April, djangan loepa tjoblos Dildo. “Itoe orang ada djos gandos poenja,” kata Sandimin.

***

Pret! Mencoblos Dildo itu wujud lain dari golongan putih, golput. Dan, itu terbukti tidak signifikan bukan?” sergah Kluprut.

“Tidak signifikan lantaran kau berpikir secara konvensional! Golput sebagai gerakan, golput sebagai wujud sikap kritis terhadap sistem kepartaian yang oligarkis serta segala anak-turun, termasuk demokrasi elektoralnya, toh akhirnya cuma jadi omong kosong ketika, misalnya pemenang pemilihan presiden mengajak pesaingmasuk dalam cabinet, entah atas nama rekonsiliasi atau gotong royong sekalipun. Bukankah itu main tipu-tipu dan pemborosan anggaran pendapatan dan belanja negara yang luar biasa, pemborosan energi luar biasa. Kalau akhirnya sampean memperoleh dua-duanya – calon presiden 01 dan 02 – dan kemudian mereka bersekutu, apakah itu berarti mereka bakal mnyinergikan seluruh potensi kebaikan untuk kebaikan bangsa dan negara kita pula? Omong kosong!” sahut saya geram.

“Ha-ha-ha! Maka, baca ulang buku Irfan Afifi, Saya, Jawa, dan Islam, dan kau bakal paham: jalani hidup sesuka-suka, seenak hati, dengan kesadaran: surga terlalu lapang untuk kauhuni sendirian. Namun, jangan lupa, sesuka-suka, seenak hati, itu mesti dilandasi kesadaran ideologis: jangan bikin kerusakan di muka bumi.”

Prek! Kau mengelak dengan cara tak elok, meloncat terlalu jauh dari pokok perkara yang kauajukan.”

“Ha-ha-ha…. Sudah, aku capek mengurusi orang-orang macam kau, yang merasapenting, merasa mesti berkontribusi untuk kehidupan bersama, tetapi tak menyadari segala sesuatunya kelak percuma saja, sia-sia!”

***

Saoedara-saoedara, maafkan. Kloeproet melenjap dan saja kehilangan hasrat oentoek merampoengkan ini toelisan setjara haibat. Maaf.

Gambar: Tribun Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.