Mungkin Hanya Pak Luhut yang Bisa Mengalahkan Kaido

Spread the love

Manga One Piecechapter 997 sudah keluar. Pada chapter itu, kita diperlihatkan betapa besar kekuatan Yonkou Kaido. Ia berubah menjadi naga, menyemburkan api, menghancurkan gunung, dan menerbangkan pulau Onigashima. Kemampuan Kaido, menurut saya, masih sulit ditandingi oleh Monkey D. Luffy dan aliansinya. Luffy memang sudah menguasai Ryuo-level lebih lanjut dari Busoshoku no Haki-, namun saya tidak yakin dia bisa menumbangkan Kaido. Tubuh Kaido sangat keras-sekeras usaha anda melupakan kenangan mantan. Ia juga memegang senjata “Gada Rujak Pala” yang mampu menumbangkan Luffy hanya dengan sekali pukul. Sungguh, kemampuan Kaido berada di luar batas.

Sepanjang alur cerita manga karya Eiichiro Oda itu ada yang bisa mengalahkan Kaido. Dahulu Kozuki Oden hampir mengalahkan Kaido. Hampir. Namun pada akhirnya Oden tumbang. Ia hanya bisa memberi luka di tubuh Kaido. Tak lebih.

Lantas siapa yang bisa mengalahkan Kaido? Menurut saya Pak Luhut orangnya. Anda jangan tertawa. Saya serius. Saya akan menyodorkan teori yang sangat masuk akal mengenai hal ini. Namun sebelum saya berteori izinkan saya menjelaskan seberapa besar kekuatan Pak Luhut.

Luhut Binsar Panjaitan adalah mantan Jendral TNI. Tahun 1967, Pak Luhut masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) bagian angkatan darat. Tiga tahun digembleng di akademi  yang terletak di Magelang itu, Luhut keluar sebagai Lulusan Terbaik. Ia mendapat penghargaan Adhi Makayasa. 

Karir di bidang militer Pak Luhut tak diragukan lagi. Di dunia militer, ia dikenal sebagai pendiri dan komandan pertama Detasemen 81 Anti Teroris Kopassus. Tak hanya kondang di dunia militer, di panggung politik, ia termasuk politisi ulung. 

Setelah pensiun dari dunia militer, pada masa kekuasaan Presiden B.J. Habibie,  Pak Luhut ditunjuk sebagai duta besar di Singapura. Pada masa Presiden Abdurrahman Wahid ia menjabat Menteri Perindustrian. Tidak sampai di situ. Pada periode pertama kekuasaan Presiden Joko Widodo (2014-2019), ia dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Menteri Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam). Pada periode Jokowi jilid dua (2019-2024), ia ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman. Sebagaimana kita tahu semua jabatan itu tidak pernah diemban oleh Kaido, Luffy, maupun tokoh lain di One Piece. Apakah anda pernah mendengar Gold D. Roger menjabat Menteri Perindustrian, Menteri Koordinator Kemaritiman, atau Menkopolhukam? Tentu saja tidak. 

Kemampuan utama Pak Luhut terletak pada keperkasaannya mengerjakan banyak urusan. Dia pernah menjadi pelaksana tugas (Plt) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat ditinggalkan Arcandra Tahar. Lalu pernah menjadi Menteri Perhubungan Ad Interim, saat Menhub Budi Karya positif korona. Dan Pak Luhut jugalah yang ditunjuk Pak Jokowi untuk menangani penyebaran virus korona di Indonesia. Kini Pak Luhut kembali mengemban tugas ganda. Ya, menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Ad Interim, setelah Eddy Prabowo ditangkap KPK, dan dijadikan tersangka korupsi ekspor benih lobster beberapa waktu lalu.

Sehingga sekarang jabatan Pak Luhut di pemerintahan adalah Menteri Koordinator Kemaritiman dan pelaksana tugas Menteri Kelautan dan Perikanan. Kamu bisa bayangkan saat Pak Luhut yang menjadi Menko memerintahkan Pak Luhut yang menjadi Menteri KP Ad Interim. Sangat hebat bukan?

Kembali ke One Piece. Pada chapter 997 kita diperlihatkan betapa over power-nya Kaido. Ia  mampu mengontrol negeri Wano, mendepak klan Kouzuki dari kursi kekuasaan, menghabisi Kouzuki Oden beserta pengikutnya dan mengeksploitasi sumber daya alam negeri Wano secara besar-besaran dengan brutal. Apakah Pak Luhut kalah hebat? Tentu saja tidak. Pak Luhut punya PT Toba Bara Sejahtera  Tbk (TOBA) yang menjalankan bisnis batubara di Kutai Kartanegara. Ia juga punya PT Smartias Indo Gemilang yang berdiri pada 2007. Dengan operasi yang melibatkan penjualan dan distribusi KWH meter elektrik prabayar dalam bentuk Smart Card atau STS Meter Token untuk listrik yang disediakan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN). Selain itu, Pak Luhut, melalui PT Toba Bara Sejahtera Tbk, juga telah membeli mayoritas saham PT Perkebunan Kaltim Utama I yang memiliki luas lahan 8.633 ha. Dan lain-lain masih banyak lagi. Pokoknya untuk urusan eksploitasi sumber daya alam Pak Luhut tidak kalah dengan Kaido. 

Saya membayangkan apabila Luffy dan aliansinya gagal mengalahkan Kaido, mungkin Pak Luhut lah yang akan menggantikan peran Luffy. Ia akan ke negeri Wano, menjadi pelaksana tugas Kapten Bajak Laut Topi Jerami, lalu melawan Kaido dan menang. Skenarionya begini: Luffy dan aliansinya kalah melawan Kaido, pulau Onigashima hancur, Negeri wano babak belur. Angkatan Laut dan Pemerintah Dunia tidak berani datang. Ingat di sana juga ada Big Mom dan anak-anaknya. Para pembaca hampir putus asa. Tiba-tiba Pak Luhut datang. Kedatangannya mirip dengan kedatangan Akagami no Shanks ke Marineford. Epic dan mengagumkan. Ia  menyerang Kaido secara taktis dan strategis. Sangat efisien. Menerima serangan Pak Luhut Kaido pun kocar-kacir. Pada sisi lain tanpa sepengetahuan Kaido pulau Wano sudah dikepung pasukan Pak Luhut. Kaido pun tak bisa berkutik. Ia akhirnya menyerah dan menyepakati perjanjian damai. Pak Luhut pun menang.

Bagaimana dengan Big Mom? Melihat Kaido bertekuk lutut di hadapan Pak Luhut, nyali Big Mom menjadi ciut. Ia memutuskan kembali ke Whole Cake Island bersama anak-anaknya. Perang selesai.

Sejujurnya, sebagai penggemar One Piece saya khawatir Luffy dan aliansinya gagal mengalahkan Kaido. Terlebih di negeri itu ada Big Mom dan anak-anaknya. Semakin kecillah kesempatan menang Luffy. Harapan saya satu-satunya adalah Pak Luhut. Ia berpengalaman di bidang militer, memiliki kemampuan diplomasi yang baik, pernah dan masih menjabat posisi penting di pemerintahan Indonesia, tentunya sebagai pemimpin banyak perusahaan, ia adalah orang kaya, sangat kaya. Dibandingkan dengan Luffy yang mencari harta karun, Pak Luhut sudah memilikinya. Itu menandakan Pak Luhut jauh lebih hebat dibandingkan dengan Luffy.

Kaido mungkin jumawa karena sudah mengalahkan Sembilan Sarung Pedang Merah-pengikut Kozuki Oden-. Ia mungkin bangga memiliki kelompok Bajak Laut Binatang Buas. Tapi Pak Luhut jauh lebih hebat dari itu. Jika Kaido bisa berubah menjadi naga maka Pak Luhut bisa berubah menjadi apa saja. Pak Luhut bisa menjadi Jenderal TNI, pemimpin perusahaan, Menkopolhukam, Menteri Perindustrian, Menko Kemaritiman, dan juga bisa menjadi pelaksana tugas Menteri Kelautan dan Perikanan. Menurut saya Pak Luhut jauh lebih hebat dibanding Kaido. Membandingkan Pak Luhut dengan Kaido ibarat membandingkan hotel bintang lima dengan hotel melati. Beda jauh.

Kepada Eiichiro Oda, saya tahu anda sedang bingung bagaimana membuat Kaido kalah. Anda sudah membuat Kaido ditangkap Angkatan Laut berkali-kali, namun ia tak kunjung mati. Anda juga sudah menghadapkan Kaido dengan Kozuki Oden dan pengikutnya yang tangguh. Namun ia tak keok-keok juga. Saran saya: datangkanlah Pak Luhut. Sudah saatnya anda menghadirkan jenderal kebanggan saya ini di medan peperangan Wano Kuni. Saya optimis Pak Luhut bisa menumbangkan Kaido. Jadi, mohon dipertimbangkan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.