Produk Omah Petrok Ada di Orde Baju

Spread the love

Woyo! Bagaimana penampilanmu hari ini? Sudah yoi kah? Sudah dong ya? Tapi, jangan puas dulu. Maksudnya, jangan puas dulu dengan penampilanmu hari ini. Siapa tahu ada yang kurang. Coba cermati dengan saksama. Dari ujung kepala hingga ujung kaki. Lalu, coba cek akun instagram @orde.baju. Scroll pelan-pelan. Dirimu akan menemukan gambar tas tenun yang indah dan menawan. Nah, cobalah pergi ke depan cermin. Lihat, amati dengan seksama penampilanmu . Betapa tambah yoi penampilanmu jika tas tenun itu menggantung di dirimu. Sungguh! Dijamin dirimu akan lebih percaya diri melintas di depan siapapun.

Ya, itulah tas tenun garapan Omah Petrok. Sebuah komunitas berisi anak muda yang kreatif. Mereka memproduksi kain dan aksesori tenun. Tapi jangan salah, pewarna yang mereka gunakan ramah lingkungan lho. Yaps betul! mereka menggunakan pewarna alam.

Terus apa dong yang membedakan pewarna alam dan pewarna sintetis?

Jeng! jeng! jeng! jeng! perbedaan mendasarnya, terletak pada bahan bakunya. Pigmen pewarna sintesis berasal dari bahan kimia, sementara pigmen pewarna alam dihasilkan dari tumbuh-tumbuhan, baik itu batangnya, akarnya, ataupun daunnya.

Oleh karena dihasilkan dari tumbuh-tumbuhan, selain lebih aman untuk kulit, pewarna alam juga tidak mencemari ekosistem sungai lho. Sebab, limbah pewarna alam kan demokratis: dari alam, oleh alam, untuk alam. Atau, singkatnya, eh seriusnya deng, limbah pewarna alam akan kembali lagi ke alam menjadi satu rantai ekosistem oy! oy!

Maka sangat beda dengan pewarna sintesis. Limbah pewarna dari bahan-bahan kimia cenderung akan memicu efek yang membahayakan bagi makhluk hidup. Gak percaya? coba aja tengok aliran sungai di belakang pabrik tekstil. Paling nanti bakal nemu banyak keanehan. Dari keanehan warna sungai, bau atau aroma, hingga keanehan ikan-ikan yang hidup di sana. Huh! Aneh.

Nah! Karena Omah Petrok merupakan salah satu jaringan kerja Orde Baju, maka wajar dong kalo kini Orde Baju juga menjual produk mereka. Ya dongs, kerja juga mesti berjejaring. “kawan bantu kawan”. Orde Baju punya usaha, Omah Petrok punya usaha. Ya, ndak masalah kami saling kerjasama,” demikian kata Dayu, ujung tombak Orde Baju.

Kembali lagi ke penampilanmu. Bagaimana? Keren kan? Sudahlah, bungkus saja tasnya. Jangan tunggu tanggal muda. Sebab, harganya cocok kok dengan tanggal tua.

Kalau iya, mau, segera kirim pesan ke @orde.baju. Kalau kamu berada di sekitar Semarang, bisa mampir ke markas Orde Baju langsung. Mereka bisa ditemui di sana. Di Gang Kasuari B, RT:03/RW:04, Kelurahan Patemon, Gunungpati (Kantor Kooperasi Moeda Kerdja). Atau bisa COD-an. Tentukan saja di mana lokasinya. Orde Baju siap menemui dirimu.

Kalau tas tenun saja kurang, kamu bisa tambah aksesori lainnya. Ada kain tenun, gelang tenun, dan ikat kepala tenun. Itu semua bisa didapatkan di Orde Baju.

Apabila dirimu ingin mendapatkannya langsung dari Omah Petrok, langsung saja hubungi instagram @omah_petrok. Tentu mereka punya koleksi yang lebih lengkap. Sikat!!! (advetorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.